Kesalahan di Kamar Mandi

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, kita seringkali melakukan kesalahan bahkan untuk hal-hal sederhana sekalipun. Nah, kali ini saya ingin berbagi mengenai kesalahan-kesalahan yang saya lakukan di kamar mandi.

1. Sabun muka vs Odol

Kalau lagi bengong, atau ke kamar mandi sambil banyak pikiran, ini nih kesalahan yang paling sering terjadi. Niatnya mau gosok gigi, yang di ambil sikat gigi dan sabun muka. Eh, pas mau cuci muka ngambil odol.

2. Conditioner Jadi Sampo

Jadi, disebabkan oleh ukuran conditioner-nya sama dengan ukuran sampo kemasan paling kecil, sering salah mengira kalau conditioner itu adalah sampo. Saat dipencet dan diletakkan di tangan,” kok beda ya? Ah, mungkin inovasi”. Lalu dipakailah buat sampoan. “Kok tidak berbusa ya? Mungkin kurang air. Atau kurang banyak? Tambah lagi deh”. Kemudian,  ada yang aneh. Rasa-rasanya kok curiga. Ambil kemasannya dan ketika dibaca “conditioner”. Ah, tuh kan, bukan sampo. Baca cara pakainya “ jangan sampai terkena akar rambut”. Yah, udah terlanjur buat sampoan, gimana dong? Ya sudahlah. Namanya juga manusia, khilaf. Eh, besok-besoknya diulangi lagi.

3. Lulur = Sabun Mandi

Ceritanya, waktu itu gue udah jadi mahasiswa tingkat 1, merasa udah gede, perlu merawat diri, jadi waktu belanja gue beli lulur. Sebenarnya sih, gak tau cara pakainya, tapi ya dicoba ajalah. Toh gak ada salahnya coba-coba. Dibolak-balik kemasannya, kok tidak ada cara pakainya? Alhasil, dengan segala pengalaman yang gue punyai selama ini, jadilah tuh lulur subtitusi sabun mandi. Cara pakainya? Siram badan dengan air, pakai lulur sebagai pengganti sabun, terus guyur deh. Selesai. Taraaaaa… ~Luluran versi Sensen

Sampai pada suatu hari, ada teman asrama yang minta sabun buat mandi, sabunnya abis katanya. Berhubung kamar mandi di asrama itu sebelahan dan berderet-deret, tuh bocah tau kalau gue juga mau mandi.

“Sen, lu mandi juga?” teriakan dari kamar mandi sebelah.

“Iya”

“Sabun lu kan di gue. Ya udah, lu mandi duluan deh”

“Gak usah. Gak papa. Pake aja sabunnya. Gue ada lulur kok”

“Heh? Lulur dengan sabun kan beda Sen”

“Sama kok. Sama. Gue juga biasanya sabunan pake lulur”

“Beda, Sen.”

“Iye, iye.”

Mungkin karena dengar gue udah gebyar-gebyur dari tadi, akhirnya teman gue itu ikutan gebyar-gebyur.

Setelah gue tingkat 4 dan tinggal di kosan, gue ngelihat anak kosan luluran.

“Kamu luluran?”

“Iya, kak.”

“Caranya pakai lulur gimana sih?”

“Ya digosok-gosok kak. Sampai kulitnya bersih. Habis itu baru mandi.”

Jadi, ternyata lulur itu dipakai dalam keadaan badan kering. Setelah tubuh digosok-gosok dengan lulur sampai dakinya pada ilang, baru mandi deh. Pantes teman gue dulu ngotot gue jangan mandi pakai lulur. Salah pakai ternyata selama ini. Hahahahahaha (Cuma bisa tertawa atas ke-sotoy-an gue).

5 thoughts on “Kesalahan di Kamar Mandi

  1. Pingback: Luluran dengan Cara yang Benar | Planet Kuri-kuri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s