Brand

Tentu kita telah tahu apa itu “Brand”, yups, betul sekali, bahasa sederhananya merek.

Contoh Brand Air Mineral

Kalau kita ke warung, minumnya air putih, berapa harganya? GRATIS. Mau sebanyak apapun minumnya, tetap saja gratis. Tapi kalau kita minta yang dikemas seperti Aqua, berapa harganya? Tergantung ukuran, lokasi, dan waktu. Di tempat saya, Bogor,  aqua gelas pada tahun 2012 Rp500,00. Ini contoh sederhana apa itu brand dan fungsi brand, meningkatkan prestise, meningkatkan keuntungan tentu saja. Buat yang ingin berwirausaha, brand sangat penting. Tapi, kalau saya sebagai konsumen, yang saya cari adalah kualitas, tidak semata-mata brand.

Saya sangat bersyukur dengan cara ibu  saya membesarkan saya. Beliau mengajarkan untuk membeli sesuatu dengan kualitas maksimal dan harga minimal. Mungkin beliau tidak terlalu mengerti merek, atau mungkin tidak memiliki uang lebih untuk membeli yang bermerek. Tapi saya jadi belajar bahwa, barang bagus tidak selalu yang bermerek, atau ber”embel-embel” luar negeri. Jadi nyinggung-nyinggung luar negeri nih. Yah, saya tidak bermaksud apa-apa, tapi kebanyakan Manusia Indonesia merasa bangga, bergengsi, dan percaya diri tingkat dewa kalau menggunakan “Produk Luar Negeri”. Padahal, yang dibangga-banggakannya itu bisa jadi “Made in Indonesia” (buruh Indonesia). Yah, saya kira, ini bukan lagi rahasia umum, banyak produk-produk terkenal itu, buruh  orang Indonesialah yang membuatnya, lalu diberi merek perusahaan yang mempekerjakannya kemudian dijual lagi ke Indonesia.

Sebenarnya, kita mampu dan bisa membuat produk dengan kualitas prima, sayangnya mental orang Indonesia itu kebanyakan ingin meraup keuntungan secepat mungkin hingga melupakan Integritas *geleng-geleng kepala*. Itu sebabnya produk Indonesia susah dipercaya. Yuk, rekan-rekan semua, sahabat-sahabat tercinta, nyak, babe, opa, oma, mas-mas, mbak-mbak, tete, nene, “Mari Kita Percayai produk dalam negeri”. Dan buat para pengusaha dalam negeri, “Pliiiiiisssss, hargailah kepercayaan kami. Jangan buat kami kecewa”.

“Cintailah Produk Dalam Negeri”

Ini bukan hanya semboyan, Jek. Tidak hanya terus-menerus kau teriakkan, BUKTIKAN!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s