Selasa, 14 Februari 2012

Seorang teman pria berkata bahwa pria dan wanita itu seperti sendok dan garpu. Sendok itu lebih penting dari pada garpu. Garpu ada untuk “melengkapi” sendok.

Saat seorang pria masih merasa lebih tinggi dari seorang wanita, dia akan sulit menghargai seorang wanita

Pria yang belum bisa menghargai seorang wanita adalah pria yang belum dewasa

Saya tidak setuju bahwa pria dan wanita itu seperti sendok dan garpu. Menurut saya, pria dan wanita itu seperti sepasang sepatu. Ia tak akan lengkap jika hanya kanan saja atau kiri saja. Ia tak akan sempurna jika diberikan pasangan (sepatu lain) yang bukan pasangannya.

Pilihlah dua pasang sepatu favorit dari tumpukan sepatu milik Anda. Pakai yang kanan dari salah satu sepatu favorit itu, dan yang kiri dari pasangan sepatu favorit lainnya. Apakah cocok? apakah Anda percaya diri memakainya? TIDAK.

Jika Anda hanyalah sepatu kiri butut , apakah Anda pantas mendapatkan pasangan sepatu kanan terindah? Tidak. Karena itu akan membuatnya menjadi timpang. Tidak harmonis. Karena itu perindahlah diri Anda. Perbaikilah karakter dan akhlak Anda. Karena sesungguhnya Tuhan telah menjanjikan

Pria baik-baik untuk wanita baik-baik. Dan wanita baik-baik untuk pria baik-baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s