Aku Menghancurkan Bahagiamu

Maafkan aku..

Meski ku tahu kau bahkan tak ingin mendengarnya saat ini

Dapat kubayangkan raut wajahmu sebelum aku bertemu denganmu

Dapat kudengarkan langkah-langkah kesedihan bersapa dengan lantai

Wahai jiwa kebanggaanku

Jiwa yang sangat ku kasihi

Kelabu di wajahmu sudah cukup untuk menghapus matahari dari hariku

Senyummu yang hilang menggores sembilu dalam gurat luka hatiku

Bahkan ketiadaanmu pun mencengkeram erat jiwaku

Lalu bagaimana bisa aku menghadapimu?

Harus seperti apa aku menemuimu?

Maafkan aku

Sedikitpun aku tak bermaksud merenggut bahagia dalam genggamanmu

Maafkan aku

Lalu untuk apa semua jabatan dan kebanggaan itu? Melindungi sebentuk senyum di wajahmu saja aku tak mampu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s