Menyerah Akan Impian

Seandainya dengan air mata maka semua gundah terhapus
Tentu telah ku tumpahkan berliter-liter butir bening itu

Seandainya dengan menyerah semua akan tetap baik-baik saja
Maka dari dulu aku sudah memutuskan untuk menyerah

Jika saja pasrah itu mudah
Aku pasti telah lama melupakannya

Jika saja impian tidak berharga
Ia pasti telah ada di tong sampah

Impian itu memabukkan. Hingga aku kecanduan. Ingin lepas darinya. Tapi tidak
sanggup melakukannya.

Jalan impian tidak pernah mudah. Terkadang ia begitu indah. Tapi sebentar saja telah berganti rupa.

Aku masih berdiri di sini. Ingin rasanya berputar arah. Tapi hati ini tak rela.
Maka aku hanya terdiam. Aku masih terdiam. Larut dalam berbagai pertimbangan.
Meski begitu, aku telah tahu jawabannya sejak semula. Aku tak akan merubah arah.
Aku hanya butuh waktu untuk mengusir lelah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s